Decorunic Blog

memanfaatkan langit-langit rumah

Memanfaatkan Langit-Langit Rumah – Jika langit-langit di rumah Anda cukup tinggi, mengapa tak dimanfaatkan?

Mulai sekarang sudah saatnya Anda memanfaatkan langit-langit rumah sebagai tempat tambahan.
Plafon yang cukup tinggi bisa saja dimanfaatkan sebagai ruangan tempat beraktivitas, misalnya sebagai ruang kerja atau ruang baca.
Sementara bagi para hobiis burung, ruang sisa di bawah plafon sering kali dimanfaatkan untuk menggantung burung kesayangan mereka meski tentunya harus diperhatikan aspek kesehatan terhadap pengguna ruang di bawahnya.

Membuat Langit-Langit Tampak Estetik

Untuk memanfaatkan langit-langit rumah, terpenting perhitungkan ketinggian plafon. Jika menginginkan ruang tambahan sebagai tempat aktivitas, dibutuhkan jarak langit-langit yang cukup tinggi.

Jika ruang plafon akan diset sebagai ruang tidur, jangan membuat tangga dengan ketinggian yang curam. Buatlah tangga dengan kelandaian setidaknya 45°.

 

Memodifikasi Area Loteng (Attic)

Pada bentuk atap tertentu, seperti bentuk pelana, ruang di bagian bawahnya memiliki volume yang cukup besar yang dapat digunakan untuk mewadahi aktivitas tertentu.

Ruang di bawah atap ini lebih dikenal dengan sebutan loteng (attic).
Attic biasanya memiliki sudut-sudut ruang yang agak runcing berbentuk segi tiga mengikuti bentuk atap. Attic banyak ditemui pada rumah-rumah bergaya Amerika.

Attic juga banyak diadopsi pada rumah bernuansa avant garde seperti modern minimalis.
Karena bentuknya yang menarik, tak heran jika banyak orang yang mengidam-idamkan mempunyai attic di rumahnya.

Kalangan dewasa, remaja, atau anak-anak menyukai ruang ini, apalagi jika penataan interiornya dibuat menarik.
Tampilan langit-langit ruang attic biasanya berupa rangka kaso yang diekspos. Umumnya, area bawah atap (attic) dapat dimanfaatkan untuk ruang baca, ruang belajar, dan kamar tidur.

Dalam mendesain ruangan untuk beraktivitas seperti ruang baca atau kamar tidur pada sebuah attic, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut.

 

1. Perhatikan Dimensi ruangan dan ketinggian langit-langit dalam ruangan

Perlu diperhatikan dengan saksama, apakah pemanfaatan ruang attic tersebut telah direncanakan sejak awal atau merupakan pengembangan.

Jika telah direncanakan sejak awal, bentuk dan ukuran ruang dapat lebih terencana dengan mengikuti standar ruang yang optimum.

Pemanfaatan attic yang direncanakan sejak awal dapat mengurangi pelbagai permasalahan atau risiko yang mungkin muncul.

Biasanya struktur rangka lantai dan konstruksi rangka atap yang tidak direncanakan terlebih dahulu berpotensi mengganggu penataan ruang-ruang di dalam attic maupun di bagian bawahnya.\

 

Baca Juga: Jenis Furnitur yang Tepat untuk Ruang Sisa di Rumahmu

 

2. Perhatikan Struktur Kerangka atap Rumah

Struktur atap dengan kuda-kuda kayu dapat diekspos dan memiltki nilai estetis yang unik—tentunya dengan finishing material yang baik.

 

3. Mau Memanfaatkan Langit-Langit Rumah Perhatikan masalah kebocoran atap

Pemasangan genteng harus diatur sedemikian rupa agar dapat mengalirkan air ke tanah dengan cepat.
Pemasangan genteng yang saling berkait dapat mencegah posisi genteng bergeser sehingga risiko kebocoran dapat dicegah.
Untuk mereduksi panas matahazi, disarankan menggunakan alumunium foil di bawah genteng.

 

4. Untuk akses mencapai area Loteng, dibutuhkan jalur sirkulasi seperti tangga.

Dari pelbagai jenis tangga yang tersedia, sebaiknya pilih jenis tangga yang memiliki struktur ringan seperti metal alumunium ataupun kayu.
Akan lebih baik jika tangga bisa dilipat atau dipindah. Untuk meminimalisir risiko kecelakaan, hindari tangga yang curam atau tegak lurus.

 

5. Buatlah ventilasi untuk sirkulasi udara yang baik sehingga pertukaran udara di dalamnya terjaga.

Hal ini sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan penghuninya, apalagi jika attic digunakan untuk tempat beraktivitas sehari-hari.
Tidak ada salahnya jika dibuat skylight atau lubang cahaya agar ruangan menjadi lebih terang.
Bukaan ini bahkan dapat digunakan untuk memandang bintang-bintang d langit pada malam hari.
Namun, jangan lupa untuk memberikan tiral penutup agar tidak dapat menimbulkan panas yang berlebih di siang hari.

 

6. Pemilihan material merupakan hal yang sangat penting.

Material yang baik dapat membuat udara di sekitar attic terasa sejuk saat siang dan hangat di malam hari.
Untuk alasan konstruksi, sebaiknya pilih material yang ringan, misalnya untuk lantai dapat digunakan multiplek, parket atau karpet.
Untuk dinding bagian dalam, dapat digunakan gipsum yang di-finishing dengan cat atau wallpaper.
Sementara untuk perabot dapat digunakan jenis perabot yang built in dan multifungsi sehingga pemanfaatannya lebih optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

ruangan di bawah tempat tidur Previous post 3 Area Rumah yang Jarang Kamu Manfaatkan Keberadaanya
memanfaatkan ruang sisa di area teras Next post Begini Cara Memanfaatkan Ruang Sisa di Luar Rumah

Follow Shopee Gratis Voucher Belanja 50.000 Ribu